SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG DI MY BLOG-----------SELAMAT DATANG DI MY BLOG-----------SELAMAT DATANG DI MY BLOG-----------SELAMAT DATANG DI MY BLOG-----------

Selasa, 07 Juni 2011

cara membuat dvd dengan nero 8

Film yang dikemas dalam format DVD memiliki keunggulan yang jauh dibanding
dengan film yang dikemas dalam format VCD. Ada menu, ada chapter, ada audio setting
dan sebagainya.
Cara mengemas film ke dalam format VCD pun sudah banyak orang yang tahu caranya.
Tinggal pilih video-nya, jalankan Nero, pilih format VCD, dan selanjutnya Nero sendiri
yang akan mengaturnya. Tapi bagaimana cara mengemas film dalam format DVD?
Caranya tidak semudah mengemas film dalam VCD, karena di dalam format DVD ada
berbagai pengaturan chapter dan menu. Selain itu, penyajian film dalam bentuk DVD
juga lebih interaktif daripada VCD.
Dalam pengkajian kali ini kita akan menggunakan aplikasi Nero Vison 4, yang
merupakan bagian dari paket Nero 7. Nero-nya sendiri bukanlah sebuah freeware, tapi
paketnya biasanya disertakan saat Anda membeli DVD writer, meskipun isi paketnya
tidak komplit. Nero Vision yang terbaru adalah Nero Vision 5, yang ada di dalam
paket Nero 8. Tapi bagi yang ingin mempraktikkan langkah-langkah Nero Vision 4 di
Nero Vision 5 tampilannya tidak jauh beda, kok.
Nero Vision adalah sebuah aplikasi CD/DVD authoring. Meski ditujukan untuk para
pemula (sama seperti Windows Movie maker), di dalam Nero Vision berbagai fitur dan
opsi untuk membuat sebuah filmberformat DVD yang apik. Di dalamnya juga ada
fasilitas video editor sederhana.
Yang akan disajikan kali ini adalah bagaimana cara mengemas film dan dibuat ke dalam
format DVD, lengkap dengan menu, chapter, dan sebagainya. Agar bisa membantu
pemahaman, diharapkan Anda sudah mengetahui sedikit dasar tentang konversi video,
dan struktur DVD.
Memulai Proyek
Bila paket Nero yang Anda peroleh dari pembelian DVD Writer ternyata isinya tidak
komplit, maka Anda bisa men-download trial-nya di
www.nero.com/enu/downloads.html.
1. Jalankan Nero Vison dari menu Start.
2. Dalam Nero Vision, lalu pilih Make DVD, DVD-Video.
3. Setelah masuk ke layar Content, pilih dulu tipe DVD yang dipakai. Di sini, kami akan
menggunakan DVD standar, yaitu yang 4,7 GB. Jika Anda ingin menggunakan DVD
dual layer 9,4 GB, maka pilih opsi DVD-9. Size bar yang ada di samping menunjukkan
kapasitas yang akan dipakai nanti.
4. Selanjutnya, klik tombol More, dan klik Video Options.

5. Pada tab General, pilih Video mode PAL, karena sistem video yang dipakai di
Indonesia adalah PAL. Kemudian di Nero SmartEncoding, pilih Enabled. Opsi ini
dipakai apabila file video yang Anda pakai formatnya tidak sama. Nanti SmartEncoding
secara otomatis menentukan encoding video, dan audio yang akan dipakai.
6. Pindah ke tab DVD-Video, pada Quality setting pilih Automatic (fit to disc). Opsi ini
akan memberikan kualitas video yang ukurannya akan disesuaikan dengan kapasitas
DVD Anda. Sebenarnya, Anda juga bisa mengubah opsi ini ke High Quality, yang akan
menghasilkan kualitas video terbaik. Namun bila kualitas video semakin baik, maka
kapasitasnya akan semakin besar, dan nanti tidak muat dlaam DVD standar.
7. Kemudian di opsi Encoding mode, pilih opsi High Quality (2-Pass VBR). Dengan
memilih opsi ini, waktu yang digunakan saat encoding akan dua kali lebih lama daripada
opsi Fast Encoding. Tapi hasilnya akan lebih bagus.
8. Untuk opsi Sample Format, Aspect ratio dan Audio, format semuanya ubah menjadi
Automatic. Klik OK.
9. Apabila muncul sebuah peringatan yang menanyakan apakah setting ini akan dijadikan
default, maka pilih No.
10. Berikutnya, beri centang pada Create chapters automatically. Opsi ini secara otomatis
akan membuat chapter pada film Anda secara regular. Tapi jika Anda ingin membuat
chapter secara manual, jangan centang opsi ini.
11. Langkah terakhir dalam persiapan proyek ini adalah menyimpannya. Klik Save, beri
nama sesuka Anda. Ingatlah agar sering-sering menyimpan proyek Anda.
Memasukkan File, Edit, dan Membuat Chapter
Masukkan File
Dalam proses pembuatan DVD ini, banyak yang harus dilakukan. Oleh karena itu, kami
akan membagi-baginya ke dalam beberapa bagian.
1. Masih di layar Content, klik Add Video Files, atau pilih video-video yang akan
dimasukkan. Meskipun Nero Vision mendukung banyak format video, akan lebih baik
apabila format video yang dipakai adalah format-format yang sudah umum, misalnya
AVI, MPG, atau DivX.
2. Tiap file video akan dianalisis, dan akan ditampilkan per-video. Jika ada urutan yang
ingin diubah, klik video-nya, kemudian klik tombol panah yang ada di sebelah kiri.
Begitu juga bila namanya ingin diubah untuk memudahkan Anda. Klik Video-nya dan
klik tombol warna biru yang ada di sebelah kiri pula. Beri nama baru, lalu OK.
Edit Video
Video sudah dimasukkan, tapi Anda merasa di salah satu video yang ada perlu di-edit.
Mungkin video itu ingin diberi tambahan teks, diberi efek, diberikan narasi, dan
sebagainya. Proses edit video di Nero Vision tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan
di Windows Movie Maker. Beginilah cara mengeditnya:
1. Pilih video yang ingin di-edit, lalu klik Edit Movie.
2. Pilih tab Timeline agar tampilannya terlihat lebih jelas.
3. Misalnya Anda ingin memberikan efek video di video Anda, maka klik tab Video
effect, dan pilih Filters. Kemudian pilih salah satu filter yang ingin dicoba ke video Anda,
dengan meng-klik tanda plus. Filter tersebut akan langsung masuk ke dalam timeline.
Durasi efek tersebut juga bisa disesuaikan tergantung kebutuhan, dan bisa juga diselingi
dengan efek lain yang ada di video effect. Untuk menghapus salah satu efek, di timeline
pilih efek-nya, klik kanan, lalu pilih Delete.
4. Begitu pula dengan penambahan efek teks. Klik tab Text effect, dan pilih salah satu
efek yang diinginkan. Efek tersebut akan masuk ke dalam timeline. Untuk memberikan
teks-nya, klik dua kali nama efek yang ada di timeline, dan akan muncul jendela
Properties. Di situ Anda bisa mengganti teks, font, dan posisinya. Efek pada teks ini juga
bisa disesuaikan durasinya, serta pemunculannya.
5. Selain efek pada teks dan video, juga terdapat efek transisi. Cuma sayangnya efek
transisi yang disediakan hanya dua buah. Untuk menggunakannya, klik tab Transitions,
dan pilih efek yang diinginkan. Efek transisi akan masuk ke dalam baris Video Track di
dalam timeline. Efek transisi juga bisa di sesuaikan durasinya, tapi pemunculannya hanya
bisa diletakkan di awal atau akhir video.
6. Untuk melihat preview dari efek-efek yang sudah di-aplikasikan ke video, klik tombol
Play.
7. Bila semua sudah beres, klik Save, lalu Next. Anda akan dibawa kembali ke layar
Content.
Membuat Chapter
Langkah berikutnya adalah pembuatan chapter. Di dalam DVD-Video, chapter adalah
bagian dari title yang secara teknis disebut dengan PTT (Part of Title). Chapter bisa juga
berarti sebuah metode untuk mengatur adegan dalam film untuk kemudahan navigasi dan
akses. Konsep chapter sama seperti track pada CD audio.
1. Pilih salah satu video yang mana saja, lalu klik Create Chapters.
2. Atur posisi slider-nya sesuai kehendak Anda, lalu klik tombol Add Chapter. Hasil
penandaan chapter akan muncul di bagian sebelahnya.
3. Jika ada chapter yang ingin dihapus, klik kanan chapter-nya, dan pilih Delete.
4. Atau mungkin Anda malas menandai chapter-nya? Nero Vision bisa menandainya
untuk Anda dengan menggunakan fitur Auto Detect Chapters. Fitur ini akan secara
otomatis menandai chapter berdasarkan perubahan dalam adegan di video. Tapi fitur ini
tentu tidak terlalu akurat, apabila dibanding secara manual. Untuk mencobanya, klik
tombol Auto Detect Chapters. Video akan dianlisis, dan bila sudah selesai, klik Generate.
5. Untuk memudahkan navigasi, chapter-chapter tersebut juga bisa diberi nama. Pilih
chapter-nya, klik kanan, dan pilih Rename. Beri nama, lalu OK. Jika tidak diberi nama,
Nero akan menggunakan nama-nama default Chapter 1, Chapter 2 , dst.
6. Jika proses pembuatan chapter sudah selesai, klik Save dan Next. Harap diingat, bahwa
setiap chapter harus berjarak setidaknya 1 detik dari chapter berikutnya.
Pembuatan Menu
Saat DVD akan dimainkan, selalu ditampilkan daftar menu yang menyajikan title atau
judul konten DVD tersebut.
1. Dari layar Content, klik Next untuk melanjutkan ke layar Select Menu.
2. Akan muncul sebuah tawaran untuk men-download template tambahan Nero Vision.
Jika Anda memiliki koneksi Internet dan ingin menambah template Nero Vison, silakan
download.
3. Dalam opsi Menus to use, pilih jenis menu yang ingin digunakan. Title menu adalah
index utama dari DVD Anda, dan muncul saat Anda menekan tombol Title atau Menu di
remote DVD player. Chapter menu adalah menu yang berisi chapter-chapter yang tadi
sudah Anda buat. Tapi jika tadi di pembuatan chapter Anda menggunakan opsi Create
chapters automatically, chapter-chapter tersebut tidak akan dimunculkan di chapter menu
di sini. Kami menggunakan opsi Title and chapter menus.
4. Langkah berikutnya adalah mengedit tampilan menu utama atau Main Menu. Dalam
opsi Select a menu, pilih Main Menu. Jika sebelumnya Anda membuat chapter, maka
video akan memiliki chapter juga akan ditampilkan.
5. Klik tombol Edit Menu, dan disini Anda bisa melakukan pengeditan layout menu, teks,
tombol dan lain sebagainya.
6. Selanjutnya kita ingin mengubah layout-nya. Dalam contoh kami menggunakan 6 buah
video, dan kami ingin keenam video tersebut langsung muncul di menu utama. Klik
menu Layout, dan pilih layout yang diinginkan.
7. Kemudian untuk mengubah background menu utama, klik Background, dan pilih opsi
Background Picture yang ada di tengah. Klik icon Browse for Picture, dan pilih gambar
yang diinginkan sebagai background. Agar lebih menarik, kita akan menambahkan
background audio. Di bagian audio file, klik Browse for Audio, dan pilih file audio yang
ingin dipakai. Anda pun bisa memberikan background berupa video. Tinggal pilih opsi
Background Video dan salah satu video yang ada bisa digunakan sebagai background,
atau Anda bisa menggunakan video lain.
8. Berikutnya, kita akan mengganti judul menu utamanya. Klik Header/Footer Text, dan
di header masukkan teks yang Anda inginkan. Lalu untuk mengganti font dan warnanya,
klik Font, pilih font dan warna yang diinginkan.
9. Selanjutnya biar lebih keren lagi, tiap kotak layout akan kita ubah frame-nya. Klik
Buttons, dan pilih button frame yang diinginkan.
10. Silakan berkreasi sendiri dengan menggunakan opsi-opsi yang ada, dan Anda akan
menghasilkan sebuah menu utama yang apik dan menarik. Klik Save, lalu Next.

Tahap Akhir
Sebelum video Anda di-burn ke keping DVD, sangat dianjurkan agar mem-preview
terlebih dahulu pekerjaan yang baru saja dibuat.
1. Dari layar Select Menu, klik Next agar berpindah ke layar Preview. Dalam layar ini,
Anda diizinkan untuk mem-preview hasil kreasi seperti dalam kondisi nyata, atau saat
sedang dimainkan di DVD player.
2. Di situ juga ada remote virtual yang bisa dipakai untuk mencoba navigasi menu. Coba
mainkan tiap video, dan coba semua menu-nya. Jika ada sebuah bagian yang Anda rasa
belum pas, misalnya font-nya kurang besar, Anda masih bisa kembali ke layar-layar
sebelumnya, dan mengkoreksi bagian yang dirasa kurang pas.
3. Jika sudah mantap, klik Next untuk lanjut ke layar Burn Options.
4. Di layar Burn Options, akan disajikan info detail tentang kreasi Anda.
5. Selanjutnya adalah melakukan proses render, dan pembakaran. Anda bisa langsung
membakar hasil kreasi Anda ke dalam keping DVD. Tapi kami lebih memilih
menyimpannya dulu ke dalam harddisk. Alasannya adalah selain prosesnya lebih cepat,
seandainya nanti Anda kurang puas akan hasilnya, setidaknya tidak ada keping DVD
yang terbuang percuma. Klik Write to Hard Disk Folder, dan tentukan tempat dimana
Anda akan menyimpannya. Nanti di lokasi tersebut akan dibuat folder VIDEO_TS.
6. Klik Write untuk memulai prosesnya. Duduk dengan tenang, karena proses ini akan
berlangsung cukup lama, tergantung dari hardware yang Anda miliki dan banyaknya
video.
7. Lihat ke lokasi penyimpannya, akan hadir sebuah folder bernama VIDEO_TS yang
berisi file-file DVD yang baru dibuat tadi. Folder ini bisa di tes dengan menggunakan
software seperti PowerDVD. Nantinya, folder ini jugalah yang akan dipakai apabila Anda
ingin mem-burn-nya ke DVD.
Burn ke DVD
Kami akan menyajikan dua metode burn, yaitu yang langsung dari Nero Vision atau
lewat Nero Burning ROM. Yang pertama adalah lewat Nero Vision:
1. Di layar Burn Options, klik Burn To, dan pilih drive DVD writer Anda.
2. Masukkan keping DVD kosong. Kemudian klik Burn. Layar berikutnya akan sama
seperti menjalankan opsi Write to Hard Disk Folder. Tunggu hingga prosesnya selesai,
dan DVD akan dikeluarkan secara otomatis bila prosesnya sudah selesai.
Cara yang kedua adalah menggunakan Nero Burning ROM. Nero Burning ROM ini juga
termasuk ke dalam paket Nero.
1. Jalankan Nero Burning ROM, dan di jendela New Compilation ubah menjadi DVD,
pilih opsi DVD-Video. Pindah ke tab Burn, ganti Write speed-nya menjadi yang
terendah. Tujuannya adalah agar hasil burn-nya semakin bagus. Kemudian klik New.
2. Di jendela sebelah kanan atau File Browser, bukan folder VIDEO_TS yang tadi sudah
kita buat. Blok semua file yang ada di folder tersebut, klik kanan, pilih Copy to
Compilation.
3. Masukkan keping DVD kosong dan klik Burn, dan klik Burn lagi.
4. Proses burning akan dimulai.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar